Pala Jadi Pilihan Kecamatan Ini Untuk OVOP Asahan 2019 | Ekonomi Minuman Buah Pala
Hohoho, selamat siang, artikel ini akan membawa pembahasan tentang hidangan buah pala Pala Jadi Pilihan Kecamatan Ini buat OVOP Asahan 2019 | Ekonomi simak selengkapnya
Asahan, Gatra.com - “Ayo rame-rame tanam tanaman pala”. Ajakan ini disampaikan Camat Tinggi Raja, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), Syaiful Pasaribu saat pembukaan pameran One Village One Product (OVOP) Kabupaten Asahan 2019.
Tak abai lagi Syaiful memperkenalkan hidangan segar yang dibuat dari fermentasi buah pala. Sambil memegang sebotol jus segar buah pala, setiap pengunjung di stand kecamatan desa halaman Bupati Asahan, Taufan Gama Simatupang ini disodori satu gelas minuman pala.
Syaiful mengatakan, pihaknya kini sedang melirik pendaman pohon pala untuk dijadikan komoditas. "Kita secara pelan-pelan hendak mengajak penduduk membudidayakan tanaman pala sebagai pengganti kelapa sawit," ujarnya di sela-sela pameran di alun-alun Rambate Rata Raya, Kota Kisaran, Selasa (26/3).

Baca Juga: Rayakan Hari Jadi, Pemkab Asahan Pamerkan Hasil OVOP
Fluktuasi harga sawit yang tidak menentu dan sering melahirkan petani rugi melaksanakan pihak kecamatan setempat mencari jalan lepas yang bisa dikembangkan untuk menjadi komoditas baru dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa. "Kita melirik buah pala karena memiliki prospek dan bernilai perniagaan tinggi," jelasnya.
Menurutnya budidaya buah pala dapat dijadikan komoditas alternatif buah sawit. Selain harganya yang bagus, pohon pala memiliki kemanfaatan perniagaan yang tinggi. Mulai dari kulit, biji, puli (bunga dalam), dan daging memiliki biji ekonomi dari buah bernama latin myristica fragrans ini.
Dari survei harga pasar, harga buah yang dulu menjadi komoditas rebutan para penjajah ke Indonesia ini memang cukuo menggiurkan. Bayangkan saja, ungkap Syaiful, harga biji pala bisa mencapai Rp48 mili hingga Rp50 ribu per kg. Puli bisa mencapai Rp60 ribu per kg. Sementara, daging buah pala dihargai Rp5 mili per kg.
Baca Juga: UE Bikin Ulah, Begini Respon Perusahaan Sawit
Setelah melakukan uji coba, ternyata pendaman pala biar jauh dari negeri asalnya di Kepulauan Banda Maluku, pohon ini berkecambah subur di Kecamatan Tinggi Raja. "Saat ini benar telah ada petani yang membudidayakan pendaman pala, bakal tetapi masih sangat kecil. Karena itu hendak kita kembangkan," katanya.

Syaiful menyebutkan, pihaknya berkomitmen bakal berusaha melahirkan kawasan Kecamatan Tinggi Raja bakal jadi sentra pohon buah pala. Meski pembudidayaan pendaman ini masih berskala kecil, akan tetapi pernah mulai berkembang. Sudah terdapat sejumlah desa yang membudidayakan pendaman pala. Diantaranya Desa Padang Sari dan Desa Tinggi Raja Darat.
Sejumlah langkah strategis buat membentuk daerah mereka sebagai sentra pendaman pala, Syaiful mengatakan, pihaknya akan memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). "Kita akan bangun Bumdes bersama dengan melibatkan sejumlah desa. Bumdes inilah yang akan membayar buah pala, serta memasarkan buah pala dan air fermentasi buah pala ke masyarakat," gagasnya.
Reporter: Edy Gunawan Hasby
Editor: Flora L.Y. Barus
Editor: Flora L.Y. Barus
oke detil perihal Pala Jadi Pilihan Kecamatan Ini buat OVOP Asahan 2019 | Ekonomi semoga tulisan ini bermanfaat salam
Artikel ini diposting pada cap minuman buah pala, cara membuat hidangan buah pala, manfaat hidangan asas buah pala, , copot 12-07-2019, di cuplik dari https://www.gatra.com/detail/news/403918-Pala-Jadi-Pilihan-Kecamatan-Ini-untuk-OVOP-Asahan-2019
Comments
Post a Comment